Selasa, 02 November 2010

Pendiri YouTube Lengser Jadi Penasehat

Pendiri situs video streaming YouTube, Chad Hurley mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan bergeser menjadi penasehat perusahaan.
"Saya sekarang menjadi penasehat," kata Hurley dalam sebuah pertemuan tahunan pengusaha teknologi di Dublin, akhir pekan lalu. Dia merasa sudah cukup waktu dua tahun menjadi CEO perusahaan itu.
Memulai karir di Paypal, Hurley bersama rekannya Steve Chen dan Jewed Karim membuat situs video-sharing terbesar di dunia pada Februari 2005. YouTube yang menjadi bagian dari layanan Google sejak 2006 ini kini sudah meraup keuntungan sebesar US$ 1,65 miliar dan dikelola lebih dari 600 karyawan.
Setelah menjabat sebagai penasehat, Hurley berencana membuat sebuah perusahaan baru, salah satunya membuat YouTibe menjadi platform utama program televisi. "Apa yang akan terjadi bila setiap TV terhubung ke jaringan wi-fi dan browser?" tanyanya.
Wakil presiden untuk manajemen produk YouTube, Salar Kamangar mengatakan ke depan YouTube akan fokus pada bisnis konten. "Meskipun YouTube merupakan situs video streaming paling sukses dengan rata-rata durasi 10-15 menit sehari, namun itu adalah angka yang kecil dibandingkan lima jam menonton televisi," katanya.

Apple Gugat Motorola

Apple Inc. menggugat Motorola lantaran smartphone Droid yang mereka buat dituding menggunakan software dan teknologi layar sentuh yang sama seperti iPhone 4.
"Pelanggaran ini akan terus menyebabkan kerugian pada Apple," tulis perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California itu dalam surat gugatan setebal sembilan halaman. Gugatan tersebut disampaikan pada Jumat pekan lalu di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Western District of Wisconsin.
Adapun Motorola belum mau menanggapi lantaran belum mempelajari gugatan tersebut. "Kami akan menjawab tudingan itu dan membela diri," tulis perusahaan yang berpusat di Schaumburg, Illinois itu dalam pernyataan resminya.

Mengamankan Data dengan eGo

Sebuah hard disk portabel tiba-tiba "terlempar" dari tangan Rajeev Mukul, dan... buk!, benda seukuran saku itu terjatuh di lantai. Meski terjatuh, tidak ada yang berubah pada hard disk berwarna hitam itu. Data-data di dalamnya pun tak ada yang rusak.
Hal ini terjadi di acara peluncuran produk terbaru hard disk Iomega, Kamis lalu. Adegan melayangnya hard disk itu sebenarnya disengaja oleh Rajeev, wakil presiden produk storage untuk konsumen dan small business Iomega Asia-Pasifik dan Jepang.
Bukan tanpa alasan Rajeev melakukannya. Hard drive portabel Iomega eGo BlackBelt Mac Edition yang dilemparnya itu memang tahan terhadap benturan. eGo BlackBelt dilengkapi Iomega Drop Guard Xtreme, dengan power grip band yang akan melindungi drive ini ketika jatuh, maksimal dari ketinggian 7 meter.
Produk anyar ini juga dilengkapi sabuk karet yang meredam guncangan saat terjatuh atau terlempar. "Data-data Anda yang tersimpan di dalamnya tetap aman," ujarnya dalam acara peluncuran di Resto The Apartment, kawasan Kuningan, Jakarta.
Selain meluncurkan eGo BlackBelt, Iomega meluncurkan sejumlah produk generasi terbaru dari Iomega eGo, seri hard disk portabel dan desktop single drive andalannya. Mereka antara lain drive eGo model SuperSpeed USB 3.0 dan eGo edisi FireWire 800 Mac dengan kapasitas hingga 2 terabita (TB). Semua produk dipaket dengan Iomega Protection Suite, software perlindungan data yang juga produk vendor ini.
Iomega eGo seri hard drive portabel telah beberapa kali meraih penghargaan. Kali ini seri itu diluncurkan dalam dua versi baru yang menggunakan konektor USB. Versi pertama adalah hard drive portabel SuperSpeed USB 3.0 dengan kapasitas 500 gigabita (GB). Adapun versi kedua adalah eGo Compact Edition USB 2.0, yang hadir dengan tiga pilihan kapasitas, yakni 320 GB, 500 GB, dan 1 TB.
Menurut Rajeev, produk ini dirancang dengan ukuran saku agar pas disisipkan ke dalam kantong atau tas laptop. "Sehingga mudah dibawa-bawa," katanya. Ada lagi yang menarik. Dua seri eGo model USB ini tidak memerlukan konektor daya tambahan.
Iomega eGo SuperSpeed USB 3.0, yang hadir dengan warna charcoal gray, memiliki kecepatan transfer data 10 kali lebih cepat dari model USB 2.0. "Ini memungkinkan konsumen menyimpan foto, musik, video, dan arsip lain dengan waktu lebih cepat." eGo dengan USB 3.0 juga kompatibel dengan standar USB 3 pada komputer Windows.
Meski jenis USB 3.0, perangkat ini tetap dapat bekerja dengan kecepatan USB 2.0. Namun, agar para pengguna komputer dengan USB 2.0 bisa bekerja optimal, Iomega menawarkan kartu adapter USB 3.0 yang dijual terpisah. Mereka bisa menikmati kecepatan transfer USB 3.0 hingga 5 gigabit per detik (GBps).
Sedangkan Iomega USB 2.0 edisi kompak memiliki desain lebih ramping dibanding eGo portabel generasi sebelumnya. Seri ini pun diklaim sebagai HDD portabel 2,5 inci terkecil di pasar saat ini. Iomega eGo USB 2.0 hadir dengan beberapa pilihan warna, seperti merah rubi, biru langit, dan perak.
Hard drive portabel Iomega eGo BlackBelt Mac Edition yang tahan banting itu juga memiliki desain ramping. Kendati ramping, kapasitasnya sampai 1 TB. Perangkat ini memiliki fitur dual FireWire 800 Port dan satu port USB 2.0.
Sebagai gambaran, Iomega eGo berkapasitas 1 terabita sudah dapat menampung hingga 400 ribu foto, lebih dari 250 ribu lagu, atau video berdurasi 385 jam. Selain fitur Drop Guard, semua seri eGo portabel ini telah dilengkapi perlindungan standar Drop Guard, yang akan melindungi drive saat jatuh sampai ketinggian maksimal 51 inci.
Iomega eGo untuk seri desktop hard drive juga hadir dalam dua versi terbaru, yakni Iomega eGo USB 3.0 dan Iomega eGo Mac Edition. Desktop hard drive dengan USB 3.0 juga memiliki kecepatan transfer file yang lebih baik dari sebelumnya.
Adapun Iomega Mac Edition merupakan HDD 3,5 inci dengan desain ramping berwarna perak. Alat ini disertai port FireWire 800, satu port USB 2.0, serta tiga kabel, yakni kabel USB 2.0, kabel FireWire 800, dan konversi kabel FireWire 400 ke 800. Edisi Mac teranyar ini hadir dalam kapasitas 1 dan 2 TB. Dengan drive berkapasitas 2 terabita, pengguna bisa menyimpan 800 ribu foto, lebih dari 500 ribu lagu, atau 770 jam video.
Iomega merupakan anak perusahaan EMC, vendor solusi dan perangkat penyimpanan data kelas enterprise. Sebelum diakuisisi EMC pada 2008, Iomega sudah berdiri sebagai perusahaan perangkat penyimpanan data. "Kini Iomega menjadi bagian dari EMC yang mengisi segmen perangkat penyimpanan untuk individual, sektor SMB (small medium business) maupun SOHO (small office home office)," kata Adi J. Rusli, Country Manager EMC Indonesia.
Semua produk itu sudah tersedia. Untuk seri hard drive portabel, eGo SuperSpeed USB 3.0 kapasitas 500 GB dibanderol US$ 114 serta eGo USB 2.0 Compact Edition masing-masing dibanderol US$ 83 (320 GB), US$ 107 (500 GB), US$ 213 (1 TB) dan US$ 225 untuk kapasitas 2 TB. Sedangkan untuk seri desktop hard drive, eGo Mac Edition dihargai US$ 154 (1 TB) dan US$ 247 untuk kapasitas 2 TB. Terakhir, hard drive portabel tahan banting, eGo BlackBelt, dipatok seharga US$ 219.

Hard Drive SATA Tiga Terabita Mulai Dikapalkan

Western Digital (WD) mengumumkan telah memulai pengapalan salah satu produk terbarunya, hard drive SATA dengan kapasitas terbesar di dunia. Hard drive SATA WD Caviar Green yang mulai dipasarkan ini memiliki kapasitas hingga 3 Terabita dalam satu drive.

Di industri perangkat penyimpanan, WD dikenal sebagai penyedia hard drive SATA yang memanfaatkan areal densitas 750 GB per-platter dan teknologi Advanced Format.
Caviar Green merupakan solusi ruang penyimpanan ramah lingkungan dengan teknologi WD GreenPower yang dapat mengurangi konsumsi daya. Yakni dengan menciptakan termperatur operasional yang lebih rendah guna menghasilkan keandalan yang lebih tinggi dan tingkat kebisingan yang lebih rendah.
Hard drive WD Caviar Green yang hadir dalam versi 2,5 dan 3 TB ini dirancang untuk ruang penyimpanan eksternal sekunder dan ruang penyimpanan PC generasi baru yang berbasis sistem 64 bit. Drive dengan kapasitas lebih dari 2,19 TB menciptakan hambatan bagi hardware, firmware maupun software PC.
Nah, agar sukses pengguna sukses mengintegrasikan hard drive dengan kapasitas lebih besar, WD menciptakan hard drive WD Caviar Green 2,5 and 3 TB ini dengan Host Bus Adapter (HBA) yang memenuhi Advanced Host Controller Interface (AHCI). Hal ini memungkinkan sistem operasi menggunakan driver yang mendukung drive berkapasitas besar.
"Dengan WD Caviar Green ini kami memberikan kemudahan kepada konsumen yang sangat memperhatikan aspek energi. Produk ini dapat memberikan keseimbangan optimal antara kinerja sistem, keandalan dan penghematan energi," kata Jim Morris, executive vice president dan general manager, WD client systems storage group.
Penyimpanan berkapasitas besar ini akan tersedia di Indonesia mulai akhir November mendatang. WD Caviar Green 2,5 TB seharga US$ 225 dan versi 3 Terabita-nya dibanderol US$ 285, masing-masing dengan garansi terbatas selama 3 tahun.

i-ROC Luncurkan Pelindung Layar Gadget

Ponsel pintar tentu takkan sedap dipandang bila layarnya baret-baret. Oleh sebab itu para penggunanya membutuhkan lapisan pelindung layar yang saat ini ada begitu banyak ragam dan mereknya di pasaran.
Salah satu vendor yang serius di pasar ini adalah i-ROC. Perusahaan ini memperkenalkan dua model pelindung layar di Jakarta kemarin. Kedua pelindung berteknologi Jepang itu adalah Anti Reflection Screen Protector dan Privacy Glossy Screen Protector.
»Kehadiran dua produk baru i-ROC merupakan upaya kami menghadirkan perlindungan sekaligus kenyamanan bagi para pengguna gadget,” papar Agnes E. Purwanti, PR dan Marketing i-ROC Screen Protector.
Antireflective Screen Protector memiliki teknologi antipantulan saat gadget dipakai di luar ruangan. Teknologinya mampu meredam silau, pantulan, dan sinar ultraviolet sehingga layar lebih nyaman dipandang dalam waktu lama.
Adapun Privacy Glossy Screen Protector merupakan pengembangan dari produk sebelumnya. Lapisannya mampu melindungi layar dari lirikan orang sekaligus mempertajam dan memperkaya tampilan pada layar.
Kedua pelindung yang bisa diaplikasikan pada berbagai jenis ponsel dan gadget ini memiliki sistem pelapis yang merekat kuat, antigores, bebas gelembung, dapat dicuci, dan mudah dipasang.

Symantec Norton Internet Security 2011

Tiap Oktober, Symantec menghadirkan rilis terbaru dari bundel aplikasi pengamanan mereka yakni Norton Anti Virus (NAV) dan Norton Internet Security (NIS). Oktober kali ini vendor tersebut menghadirkan NAV dan NIS 2011.
Seperti diketahui, Norton Internet Security merupakan bundel aplikasi pengamanan yang lebih lengkap dibanding Norton Anti Virus. Fitur seperti perlindungan saat melakukan transaksi online, penangkal hacking, parental control, dan pemberitahuan tentang situs penipuan merupakan fitur yang tidak disediakan pada NAV tetapi terdapat di NIS.
Jika dibandingkan dengan Norton 360, NIS juga sudah cukup lengkap. Anda yang tidak membutuhkan fasilitas seperti optimalisasi kinerja PC serta layanan backup otomatis dan penyimpanan online hingga 2GB cukup memilih Norton Internet Security. Lalu, apa yang menarik dari versi 2011 ini?
Fitur
Pada menu utama aplikasi pengamanan PC dan pelindung identitas saat online terbaru ini, di bagian bawah, terdapat peta Dunia. Yang menarik, peta tersebut bukanlah sekadar pajangan, melainkan peta interaktif.
Bila Anda klik di bagian manapun di peta tersebut, maka Norton Internet Security 2011 akan menyediakan daftar urutan kota-kota yang menghadirkan ancaman terbesar di kawasan yang Anda klik tadi.
Bila Anda klik pada Map Details, maka akan memuncul informasi virus, trojan, ataupun malware lainnya yang sedang marak menyerang di bagian running text di bawah. Jika diklik di bagian info>> lalu klik View Details>> pada menu yang muncul, maka informasi seputar malware tersebut akan dipaparkan lengkap. Syaratnya, Anda perlu terhubung ke Internet agar database informasi malware tersebut dapat diambil dari server Symantec.
Yang menarik, jika Anda ingin melakukan pemindaian, selain melakukan pemindaian pada komputer, Anda juga bisa melakukan scanning pada link-link yang ada di Wall Facebook Anda. Caranya, klik Scan Now, lalu pilih Scan Facebook Wall. Setelah itu Anda akan diminta untuk login ke akun Facebook Anda.
Setelah mendapatkan izin, Norton Internet Security akan memindai link-link yang ada di wall Facebook Anda. Ia akan mengabarkan apakah link tersebut aman atau berbahaya untuk Anda klik. Fitur ini cukup bermanfaat mengingat saat ini banyak sekali kasus pencurian identitas lewat jejaring sosial ataupun metode social engineering lainnya.
Selain memindai link, Norton Internet Security 2011 juga memindai setiap file yang akan didownload oleh pengguna. Tujuannya adalah untuk mencegah bisa aplikasi atau file yang didownload merupakan aplikasi berbahaya (malware). Meski demikian, aplikasi ini tidak sampai melakukan pemindaian terhadap file yang diunduh menggunakan aplikasi download accelerator semacam Internet Download Manager.
Kinerja
Uji coba terhadap Norton Internet Security kami lakukan pada notebook Acer Aspire 4315 berprosesor Intel Celeron 560 kecepatan 2,13GHz dengan memori sebesar 2,5GB dan menggunakan sistem operasi Windows 7 Ultimate.
Saat instalasi, proses pemasangan bundel pengamanan berukuran 523MB ini sendiri hanya memakan waktu 46,9 detik. Berikut ini kondisi komputer sebelum dan sesudah diinstalasikan Norton Internet Security 2011.
Tanpa AV
NIS 2011
Kinerja
Windows Startup
37,9 detik
50,6 detik
Windows Restart
56,8 detik
1 menit 12,5 detik
Windows Shutdown
10,4 detik
13,3 detik
Konsumsi Sumberdaya
Windows Idle CPU Usage
0-1%
0-1%
Windows Scan CPU Usage
-
13-100%
Windows PF Usage
436-461MB
601-609MB
Windows Scan PF Usage
-
627-685MB
Saat pengujian, kami mencoba melakukan pemindaian terhadap data sebesar 1GB yang terdiri dari 2.429 file dokumen dengan berbagai format seperti RTF, XLS, PDF, EML, ZIP, JPG, 3GP, dan MP3.
Meski proses pemindaian sendiri dapat diselesaikan dalam waktu 2 menit 38,7 detik, akan tetapi Symantec tidak menginformasikan berapa perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pemindaian. Meski tampak sepele, namun fasilitas seperti itu akan bermanfaat saat pengguna akan melakukan pemindaian dan meninggalkan komputernya. Proses full search juga menguras resource cukup banyak, khususnya bila komputer yang dimiliki kurang mumpuni.
  
Di Indonesia, Norton Internet Security 2011 sudah dipasarkan dengan harga kisaran US$69,99 atau Rp625 ribuan dan dapat diinstal pada maksimal 3 komputer. Selama masa lisensi berlaku, yakni 1 tahun, Anda yang menggunakan aplikasi ini mendapatkan layanan teknis 24 jam non stop lewat telepon, email, atau chat.
Kelebihan:
- Kemampuan memindai URL termasuk di jejaring sosial untuk mencegah masuknya malware secara diam-diam
Kekurangan:
- Tidak memindai file yang didownload lewat download manager

Selasa, 12 Oktober 2010

Kementerian Perindustrian Adakan Kompetisi Open Source

Direktorat Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Kementerian Perindustrian mengadakan kompetisi open source tingkat nasional. Kegiatan Open Source Software Competition and Festival (Ossfest) 2010 itu diadakan kedua kali sejak tahun 2009.

Ketua Panitia Ossfest 2010, Ferie Budiansyah di Bandung, Senin (11/10/2010), mengatakan, fokus festival dan kompetisi tahun ini yaitu pembuatan aplikasi mobile berbasis platform Android. K ategori tersebut ditetapkan karena popularitas Android terus tumbuh.

Selain itu, platform Android semakin menjamur di Indonesia. Puncak acara akan diselengg arakan di Bandung pada 25 November 2010. Sosialisasi dilakukan di beberapa kampus di kota-kota besar seperti Bandung, Medan, Makassar, Pontianak, dan Samarinda.

Selanjutnya, juri akan menentukan tiga pemenang. Panitia menargetkan bisa menghasilkan 300 karya dari lomba itu. Target peserta yakni kalangan komunitas Android, pel ajar atau mahasiswa, serta pegawai perusahaan dan industri.

 
Powered by Blogger